Mahacala Unhalu

Satu Untuk SEMUA Untuk satu

Pendakianku Ke Gunung Gede Pangrango

 

Berikut adalah sebuah perjalanan yang sangat melelahkan beberapa waktu lalu

Aku masih ingat ketika itu yang ada dalam benaku, apakah aku masih mampu untuk melakukan perjalanan ini,  Ini adalah sebuah perjalanan yang kali terakhir hingga saat ini, kalau nggak salah aku mendaki 4 tahun silam pada suatu acara pertemuan Mahasiwa Pencinta Alam Se Indonesia atau paling singkat disebut dengan TWKM, Waktu itu lokasinya di Jogjakarta, tahulah gunung yang paling sering menjadi sasaran empuk adalah Gunung Merapi..

Sambil meminta pendapat salah seorang teman saya dari Mapala Unisaspala yang pada waktu itu lagi melakukan Pra pendidikan, aku sambil memikirkan Sungguh Aku Tak melakukan persiapan apapun. tanpa mempertimbangkan resiko apapun yang hanya bermodalkan NEKAD, akupun memutuskan untuk melakukan perjalanan ini..Yah Perjalanan Ke Gunung Gede Pangrango.

Gunung Gede Pangrango terletak di pulau Jawa, Provinsi Jawa Barat. Gunung Gede-Pangrango adalah satu-satunya gunung yang paling sering di daki di Indonesia, kurang lebih 50.000 pendaki per tahun, meskipun peraturan dibuat seketat mungkin, bisa jadi karena lokasinya yang berdekatan dengan Jakarta dan Bandung. Untuk mengembalikan habitatnya biasanya tiap bulan Agustus ditutup untuk pendaki juga antara bulan Desember hingga Maret. Untuk mengurangi kerusakan alam maka dibuatlah beberapa jalur pendakian, namun jalur yang populer adalah melalui pintu Cibodas dan Gn.Putri.

Untuk mengunjungi Taman Nasional Gn.Gede-Gn.Pangrango diberlakukan sistem booking, 3-30 hari sebelum pendakian harus booking dahulu. Pendaftaran pendaki hanya dilanyani di Wisma Cinta Alam kantor Balai Taman Nasional Gn. Gede-Pangrango ( Pos Cibodas) pada hari kerja (senen-jumat) pada jam kantor. Serta untuk Pos Gn. Putri dan Pos Salabintana sudah tidak melayani ijin pendakian, tapi hanya sebagai pos kontrol. Pada saat ini hanya Jalur pada Pos Cibodas dan Gn. Purtri yang paling sering dilalui oleh para pendaki, sedangkan untuk jalur Salabintana jarang dilewati karena sebagian jalur sudah tertutup. Saya beserta teman saya yang dari Mapala Unisaspala As Syafi’iyah mengambil rute cibodas yang paling sering di lalui.   Pemandangan pada jalur Pos Cibodas kita dapat menikmati keindahan satwa dan beberapa tempat menarik seperti Telaga Biru, air terjun Ciberem dan Air Panas.

Terutama sekali kita dapat menemukan aliran air sepanjang jalan hingga pos Kandang Badak, suatu pos persimpangan jalan antara Gunung Gede dan Pangrango. Cibodas atau Gunung Putri dapat ditempuh menggunakan kendaraan umum jurusan Jakarta – Bandung. Turun di Cipanas atau pertigaan Cibodas, disambung dengan mobil angkutan kecil jurusan Cipanas – Cibodas, atau Cipanas – Gunung Putri. Selain dikenakan tiket masuk Taman dan Asuransi, pengunjung diwajibkan meninggalkan photocopy Tanda Pengenal dan menunjukkan Tanda pengenal asli.  Melalui Cibodas puncak Gunung Gede dapat ditempuh selama 10 jam  Dari jalur Cibodas, terdapat beberapa pos peristirahatan yang berupa bangunan beratap yang sangat bermanfaat untuk berteduh dan menghangatkan badan. Sebaiknya tidak mendirikan tenda di dalam pos karena mengganggu para pendaki lainnya yang ingin berteduh.

Sebelum pos Kandang Batu kita akan melewati suatu lereng curam yang sangat berbahaya, yang dialiri air panas, pendaki perlu ekstra hati-hati karena sempit dan licin namun banyak pendaki berhenti untuk menghangatkan badan. Sebaiknya tidak berhenti di sini sangat menggangu pendaki lainnya, selain itu sebaiknya menggunakan sepatu, panasnya air sangat terasa bila kita hanya menggunakan sandal.

Mandi di sungai di Pos Kandang Batu ini yang berair hangat sangat menyegarkan badan, menghilangkan capek dan kantuk. Membantu melancarkan aliran darah yang beku kedinginan. Jangan gunakan sabun, odol, shampoo, karena banyak pendaki mengambil air minum di sungai ini. Membuka tenda di Pos ini sangat mengganggu perjalanan pendaki lainnya.

Meninggalkan Pos Kandang Batu kita akan melewati sungai yang kadang airnya deras sehingga hati-hati dengan sendal yang dipakai. Mendekati Kandang Badak, kita akan mendengar suara deru air terjun yang cukup menarik dibawah jalur pendakian. Kita bisa memandang ke bawah menyaksikan air terjun tersebut, atau turun ke bawah untuk mandi bila air tidak terlalu dingin.

Bagi pendaki sebaiknya mengisi persediaan airnya di pos Kandang Badak, karena perjalanan berikutnya akan susah memperoleh air. Setelah kandang Badak perjalanan menuju puncak sangat menanjak dan melelahkan disamping itu udara sangat dingin sekali. Disini terdapat persimpangan jalan, untuk menuju puncak Gn.Gede ambil arah ke kiri, dan untuk menuju puncak Gn.Pangrango ambil arah kanan. Persiapan fisik, peralatan dan perbekalan harus diperhitungkan, sebaiknya beristirahat di pos ini dan memperhitungkan baik buruknya cuaca.

Di atas puncak gunung Gede dengan latar belakang gunung Pangrango. Puncak Gede sangat indah namun perlu hati-hati, kita dapat berdiri dilereng yang sangat curam, memandang ke kawah Gede yang mempesona, apalagi pemandangan pada saat matahari terbit. Dilereng-lereng puncak ditumbuhi bunga-bunga edelweis berwarna warni yang indah nan menawan.

Dari puncak Gede kita bisa kebawah menuju alun-alun SuryaKencana, dengan latar belakang gunung Gumuruh. Terdapat mata air yang jernih dan tempat yang sangat luas untuk mendirikan kemah.

Ketka sampaia dipuncak aku mendapat teman baru, mereka ada dalam dua kelompok yang pertama dari bandung dan kelompok kedua dari tim SAR Papua, sambil berpose ala artis kami langsung bergabung, yah pasti bagi anda sudah dapat membayangjkan berbagi keceriaan dan pengalaman.  Inilah saat saat terindah bagi para pendaki, ketika tiba di ketinggian.

Karunia yang diberikan Allah kepada kita tidak terbatas, saya masih bisa menikmati anugrah ini.. Ya Allah terimakasih atas nikmat yang telah kau berikan kepada kami, ternyata kami hanya sosok kecil di perhadapkan akan ciptaaanmu.  Setelah cukup lama dipuncak kenangan ini, maka kamipun sepakat untuk meninggalkan tempat tersebut. sesaat setelah berlahan meninggalkan puncak akupun menoleh kebelakang sambil berucap ” hemm..akhirnya…///?

 

Juli 31, 2008 Ditulis oleh mahacalaunhalu | Terkini | | & Komentar